Aug

6

Taruhan Bola Konflik Agama Dalam Rivalitas Celtic Dengan Rangers

By admin

Taruhan Bola Konflik Agama Dalam Rivalitas Celtic Dengan RangersKonflik Agama Dalam Rivalitas Celtic Dengan Rangers Taruhan Bola – Dengan suara menggelegar mereka nyanyikan lagu pujian tentang pembantaian orang Feni. “Lutut kami berkubang darah orang Feni.” Jumlah mereka 44.000 orang dan kebanyakan pendukung kesebelasan Glasgow Rangers yang protestan. Karena stadion Ibrox ini kandang mereka sendiri, mereka bisa bikin yel-yel mereka sebuas apapun. “Kalau kau benci bangsat-bangsat Feni tepuk tangan..prok..prok..prok….” Begitulah mereka bersorak-sorai. Dan Orang Feni yang mereka maksud adalah para pendukung kesebalasan Glasgow Celtic yang turun temurun katolik. “Menyerah atau mati!” Begitu teriak para pendukung Rangers kepada suporter lawan padahal para suporter Celtic sudah duduk di daerah terpisah yang diperuntukkan khusus buat suporter tamu. Letaknya di belakang gawang. Walau kamera pengawas memantau setiap gerak-gerik di Ibrox, rasanya barikade yang ada cuma sebaris polisi berjas hujan kuning yang mencegah suporter tuan rumah agar tidak sampa berbuat sesuai nyanyian yel-yel yang mereka kumandangkan. “Memegang bedil atau pistol di tangan.”

Taruhan Bola Di luar stadion, selalu sekitar setengah jam jelang pertandingan Rangers VS Celtic di Ibrox, kerumunan pendukung Rangers bergerak ke arah pintu masuk suporter tamu. Ketika polisi berkuda bahkan Scotland Yard menghambat laju mereka, mereka acungkan tangan ke depan untuk menghaturkan hormat, lalu mengumandangkan lagu kebangsaan imperium Inggris Raya “Berkuasalah Britania!” Tak perlu dijelaskan lagi, orang-orang ini percaya bahwa Inggris harus berkuasa atas orang-orang katolik Irlandia pendukung Celtic. Tapi dibandingkan dengan nyanyian dan perilaku mereka selebihnya, itu belum apa-apa. Di seluruh penjuru tribun, suporter Rangers memakai kaus oranye dan dan mengibarkan panji-panji oranye untuk memperingati penggulingan monarki Katolik tahun 1677 oleh William of Orange (atau yang mereka sebut “Raja Billy”) Penghormatan juga diberikan kepada penerus Raja Billy di zaman modern. Taruhan Bola Misalnya, pujian kepada kelompok paramiliter Protestan di Irlandia Utara (yakni Ulster Volunteer Force dan Ulster Defense Association) ikut ditenun pada syal-syal mereka dan digubah menjadi lagu. Ketika Rangers bernyanyi, “Halo, halo, kami ini Billy Boys” yang mereka maksud adalah geng yang menghabisi umat Katolik Glasgow antara Perang Dunia Pertama dan Kedua. Billy Boyslah yang mendirikan cabang lokal Ku Klux Klan pada tahun 1920-an Taruhan Bola.

Hari pertandingan antara Celtic dengan Rangers selalu menjadi hari yang paling rawan gesekan di Skotlandia. Pertikaian antara kedua kubu yang tinggal bersama dalam satu satu kota ini kemudian menghasilkan kisah-kisah mengenaskan persepakbolaan. Ada yang dipecat bekerja karena ketahuan atasan mendukung tim lawan atasan. Ada suporter yang kemudian dibunuh karena mengenakan kaus yang salah di tempat yang tidak tepat. Sepertinya, tidak ada yang lebih dibenci sampai ke ubun-ubun selain tetangga satu sendiri. Tapi rivalitas Celtic dengan Rangers sebenarnya lebih dari sekadar kebencian terhadap orang yang tinggal dekat. Inilah perang yang belum tuntas antara Katolik dengan gerakan Reformasi Protestan dan di kota Glasgowlah semua in terjadi Taruhan Bola.