Aug

31

Agen Bola Online Dua Tim DIdiskualifikasi Setelah Membuat Wasit Menangis

By admin

Dua Tim DIdiskualifikasi Setelah Membuat Wasit Menangis Agen Bola Online – Seberapa sering seorang wasit membuat kesalahan ketika pengambilan keputusan dan menjadi tumpuan kekesalan serta bentakan dari penonton di pinggir lapangan?. Mungkin kalau wasitnya pria dewasa, hal itu bukan menjadi masalah karena bisa mengacuhkannya, tapi bagaimana kalau wasitnya adalah seorang gadis muda berumur 15 tahun? Yang ada, sang wasit cuma bisa menangis walau tetap menjalankan kewajibannya memimpin laga. Peristiwa ini menimpa Emma Hickson, seorang wasit amatir wanita yang bisa dibilang masih kecil saat menjadi wasit di sebuah pertandingan sepak bola usia di bawah 10 tahun (U-10) yang mempertemukan Platt Lane City melawan Litherland Tigers. Read more »

Aug

30

Agen Judi Bola Waspada Penyakit Pelatih Sepakbola !

By admin

Agen Judi Bola Waspada Penyakit Pelatih Sepakbola !

Waspada Penyakit Pelatih Sepakbola ! Agen Judi Bola – Meski bekerja di dunia olahraga, ternyata bukan jaminan bagi seseorang akan tetap sehat dan terhindar dari serangan berbagai penyakit. Hal inilah yang diungkapkan oleh seorang dokter spesialis olahraga yang Hario Tilarso. Menurutnya, seorang pelatih sepakbola pun memiliki resiko diserang oleh suatu penyakit, sama dengan orang biasa lainnya. Read more »

Aug

28

Agen IBCbet Online Pemain Sepakbola yang Terlibat Skandal Seks

By admin

Agen IBCbet Online Pemain Sepakbola yang Terlibat Skandal Seks

Pemain Sepakbola yang Terlibat Skandal Seks Agen IBCbet Online – Pemain sepakbola tidak lagi mempunyai status sebagai seorang atlet saja, namun juga selebritis. Karena popularitas, tidak sedikit pemain yang terlibat skandal seks. Pemain sepak bola tidak selamanya mempunyai kehidupan yang gemilang seperti aksi mereka ketika bermain pada sebuah laga. Read more »

Jun

11

Franco Baresi Sang Legenda Italia

By admin

Baresi - BeritaBolaUnik.com

Milanisti di seluruh dunia harusnya mengenal nama ini dong?. Yah, Franco Baresi, dia adalah legenda hidup dari klub AC. Milan. Laki-laki kelahiran Travagliato, Brescia, tepatnya pada 8 Mei 1960, adalah sosok terakhir yang memakai kostum bernomor punggung 6 di klub sepak bola kebanggaan kota Milan ini. Atas dedikasi dan loyalitasnya kepada klub Milan juga yang menjadikannya sebagai pemilik abadi nomor keramat di klub tersebut.

            Debutnya dimulai pada 23 April 1978 pada pertandingan Hellas Verona – AC. Milan yang dimenangkan oleh Ac. Milan dengan skor 1-2. Dan dia tidak pernah sekalipun berganti klub selama berkarir di sepak bola professional. Selama kurun waktu 1978 sampai dengan 1997 Franco Baresi tampil dalam 532 pertandingan seri A, dengan torehan 16 Gol. Serta total 719 penampilannya bersama Milan di semua laga serta tim Nasional Italia, dengan torehan 33 gol. Sebuah angka yang fantastic pada waktu itu mengingat posisi dia sebagai seorang Sweeper.

            Sebagai seorang sweeper yang mumpuni, yang berdiri paling terakhir di depan penjaga gawang, Baresi sangat piawai dalam mengkoordinasi rekan-rekannya dilapangan. Maka tidak salah jika dia dipilih sebagai kapten AC. Milan dan Timnas Italia. Sosok yang sederhana tetapi karismatik mampu membawa pertahanan yang di pimpinnya menjadi yang terkuat pada jamannya.

            Awalnya sulit bagi Baresi muda untuk mendapatkan tempat di timnas Italia yang waktu itu dilatih oleh Enzo Bearzot. Enzo Bearzot lebih mempercayakan kepada trio lini belakang juventus yaitu Cabrini, Gentile dan Scirea di barisan pertahanan. Sampai akhirnya namanya dimasukan sebagi sweeper dalam tim inti timnas Italia tahun 1982 namun tak pernah dimainkan di Piala Dunia Spanyol waktu itu. Hal itu membuat dia tidak mau bergabung dengan timnas Italia selama masih dilatih oleh Bearzot, yang mana itu membuatnya tidak bermain di Piala Dunia 1986. Berita Piala Dunia

            Setelah berakhirnya era kepelatihan Bearzot, Baresi mau kembali lagi ke timnas Italia. Saat itu dia berhasil membawa timnas negaranya sampai semifinal Piala Eropa 1988. Dan kemudian mengantarkan timnas Italia ke semi final Piala Dunia 1990, walau akhirnya harus kalah dari Argentina dalam drama adu penalty, namun masih bias mengalahkan Inggris dalam perebutan tempat ke tiga.

            Pada usia 34 tahun, kembali Franco Baresi memperkuat timnas Italia di Piala Dunia Amerika. Bahkan kali ini sebagai kapten timnas. Tapi sayangnya cedera pada pertandingan pertama melawan Norwegia membuatnya melewatkan beberapa pertandingan sampai akhirnya pada pertandingan final melawan Brasil dia belum sepenuhnya siap untuk bertanding. Dalam pertandingan yg sangat penting dalam hidupnya tersebut akhirnya Italia harus kalah dalam adu penalty dengan tim Samba. Dan tragisnya Baresi adalah salah satu yang gagal dalam mengeksekusi tendangan penalty. Setelah itu dia masih bermain selama tiga tahun untuk klub AC. Milan sebelum akhirnya menyatakan pensiun dari sepak bola.

            Selama karirnya membela AC. Milan, Franco Baresi mempersembahkan enam kali juara liga Seri A, tiga kali juara Liga Champion, dua kali juara Toyota Cup, tiga kali juara UEFA Super Cup, dan empat kali mempersembahkan Piala Super Italia. Dan hebatnya semua diraihnya bersama tim AC. Milan. Pada saat dia gantung sepatu pada Oktober 1997, AC. Milan juga memutuskan untuk mem”pensiunkan” nomor punggung  6 selamanya, hanya untuk sang Legenda : Franco Bares