Jun

23

Sepakbola Menghentikan Perang

By admin

ww1 - beritabolaunik.com

Berita Piala Dunia – Dulu secara tak sengaja orang Inggris telah menyebarkan virus sepakbola ke seluruh dunia. Mereka mungkin tak menyangka bahwa sebuah permainan untuk mengejar bola ini bisa menyaingi politik dunia bahkan perang. Perang memang merupakan bagian dari politik di mana sejumlah pakar politik sepakat bahwa perang adalah diplomasi politik dalam bentuk yang berbeda.

Berdasarkan sejarah yang telah ada, perdamaian perang dikarenakan virus sepak bola terjadi pada tahun 1914. Tepatnya pada saat perang dunia pertama tengah panas berkecamuk di Eropa antara sekutu melawan Jerman. Cerita tentang peran sepak bola ini tertulis dalam kertas tua yang dikirim oleh seorang perwira menengah Inggris kepada keluarganya. Surat tersebut berisi kabar yang bisa dibilang ganjil pada masa perang karena merekam pengalaman sersan Inggris yang bernama Clement Barker.

Pengalaman mengenai terjadinya gencatan senjata pada malam sebelum Natal dan puncaknya telah digelar pertandingan sepak bola antara sekutu melawan Jerman. Surat tersebut dikirim pada hari Natal dan 4 hari kemudian sampai ke tangan adik sang sersan yang bernawa Montague Barker. Adik dari sersan tersebut sempat terpana melihat tulisan dari goresan pensil tersebut.

Berawal dari seorang kurir yang datang dari garis pertahanan Jerman dan mangatakan bahwa jika mereka tak menembak maka tidak akan ada yang balas menembak di hari Natal. Serdadu Jerman terlihat keluar dan tak ada tembakan pada saat itu, kemuan mereka mengurusi teman-teman mereka yang meninggal. Hal yang kemudian terjadi adalah muncul sebuah bola sepak yang terlihat melayang dari parit. Akhirnya mereka bermain sepak bola pada saat itu. Berita Piala Dunia

Sepakbola memang tidak memberi perdamaian permanen di antara mereka namun sepakbola benar-benar mendekatkan mereka yang yang mengalami konflik. Tidak hanya ideologi, bahkan bagi mereka yang sedang memegang senjata. Setidaknya permainan yang tak jelas siapa yang menang atau kalah itu akan memberi kebahagiaan bagi kedua kubu yang berperang. Setelah permainan selesai, para tentara dari kedua pihak saling bertukar makanan serta anggur dengan disertai lagu-lagu Natal yang dinyanyikan bersama.

Saat ini surat tersebut terpelihara dengan rapi di Museum Perang Kerajaan Inggris dan diakui seorang sejarawan lokal yang bernama James Taylor bahwa permainan sepakbola ini benar-benar bisa melupakan sejenak yang namanya baku tembak. Taylor mengatakan bahwa surat tersebut mempunyai nilai sejarah yang luar biasa bahkan melahirkan gagasan menarik di mana negara yang sedang berperang bisa menyelesaikan masalah lebih baik dengan bekal olah raga dari pada perang.

Sepak bola modern pada saat ini sudah menjadi industri dan kebanyakan malah terpengaruh politik dan bukan lagi mempengaruhi. Konflik sering berlanjut ke lapangan sepak bola. Tidak hanya antar negara, sesama negara saja terkadang sepakbola menjadi alat pemecah apabila yang memegang wewenang resmi menggunakannya dengan cara yang salah. Berita Piala Dunia