Jun

17

Maradona Legenda Dunia

By admin

Maradona - BeritaBolaUnik.com

Berita Piala Dunia – Siapa yang tak kenal dengan Diego Armando Maradona legenda Argentina yang lahir di Buenos Aires, Argentina, pada tanggal 30 Oktober 1960. Leonel Messi, Maradona dan Pele adalah pemain sepak bola terbaikabad ini versi FIFA.

Maradona lahir dalam kemiskinan pada tanggal 30 Oktober 1960 di Lanus tetapi menghabiskan masa kecilnya di Villa Fiorito. Dia adalah anak ke 4 dari 6 bersaudara.

Karier debutnya dimulai pada tahun pada tahun 1976 bersama klub Argentinos Juniors. Setahun kemudian dia melakoni debut internasional pertamanya di timnas Argentina. Pada tahun 1981 dia di beli oleh Boca Juniors dari Argentinos junior seharga 1 juta poundsterling. Selanjutnya dia hijrah ke Barcelona dengan transfer sebesar 3 juta poundsterling, yang merupakan rekor dunia pada saat itu. Namun baru beberapa bulan bergabung di Barca dia menderita cedera yang membuatnya harus beristirahat sepanjang tahun akibat dari sebuah tekel keras terhadapnya.

Tak lama kemudian Napoli membelinya dari Barca pada 1984 dan akhirnya kiprahnya bisa membawa tim tersebut menjadi juara Liga Seri A untuk pertama kalinya dalam sejarah klub Napoli. Itu terjadi di musim 1986/87 dan kemudian kembali menjadi juara pada musim 1989/90. Selain itu dia membawa Napoli menjuarai piala Italia pada 1987 dan setahun kemudian pada musim 1989/90 menjadi juara Piala UEFA dengan mengalahkan Stuttgart.

Aksi spektakuler dari maestro Argentina ini ditampilkannya pada saat Piala Dunia 1986 di Meksiko. Dan pada saat itu Argentina berhasil menjuarai turnamen empat tahunan tersebut untuk kedua kalinya setelah sebelumnya juga pernah juara pada tahun 1978 di Argentina. Pada Piala Dunia di Meksiko tersebut, Maradona membuat gol terbaik sepanjang masa yaitu ketika Argentina bertemu Inggris di babak perempat final. Pada saat itu Maradona menggiring bola dari tengah lapangan, kemudian melewati 5 orang pemain Inggris dan menaklukkan kiper andalan Inggris pada saat itu, Peter Shilton. Sayangnya, pada partai tersebut pula, Maradona membuat gol yang sangat controversial juga. Gol tersebut tercipta melalui bantuan tangan, yang dikatakan Maradona sebagai hasil bantuan “tangan Tuhan”. Ia akhirnya mengakui bahwa hal tersebut dilakukan olehnya dengan sengaja pada 22 Agustus 2005.
Pada Piala Dunia berikutnya tahun 1990 di Italia, Maradona berhasil membawa Argentina menjadi finalis setelah mengalahkan tuan rumah Italia di babak semi final. Sayangnya pada partai puncak, Argentina dikalahkan oleh Jerman Barat dengan skor 1-0. Berita Piala Dunia

Karirnya kemudian menurun setelah itu. Ia terbukti melakukan doping pada tahun 1991 dan dilarang bermain selama 15 bulan. Setelah bebas, ia melakukan comeback bersama Sevilla namun dipecat setahun kemudian. Ia lalu kembali ke Argentina dan bermain bersama Newell’s Old Boys selama 5 pertandingan sebelum lagi-lagi dilarang bermain selama 15 bulan karena kembali diketahui doping saat Piala Dunia Amerika Serikat yang berlangsung pada tahun 1994. Setelah sempat menjadi pelatih bagi Deportivo Mandiyú (1994) dan Racing Club (1995) dan mencoba melanjutkan karier bermain bersama Boca antara tahun 1995 dan 1997, ia akhirnyamenyatakan pension dari sepak bola pada tanggal 30 Oktober 1997. Pada tahun 2004, Maradona hampir meninggal dunia akibat serangan jantung karena overdosis kokain. Setelah keluar dari rumah sakit, ia melakukan operasi perut pada Maret 2005 untuk mengurangi beratnya. Pada Agustus 2005, ia memulai karier baru sebagai pemandu acara talk show. Pada 2008, Maradona secara mengejutkan terpilih menjadi pelatih kepala Timnas Argentina. Dan, pada debutnya sebagai pelatih baru Tim Tango, Maradona berhasil membawa timnya menumbangkan Skotlandia 1-0 di Glasgow . Maradona juga menunjuk Javier Mascherano, gelandang Liverpool sebagai pemegang ban kapten baru bagi tim nasional Argentina.

Pada tahun 2001, ia dipilih FIFA sebagai “Pemain Terbaik Abad Ini” bersama dengan Pele. Golnya pada Piala Dunia 1986, di mana ia melewati lima bek Inggris dan kiper Peter Shilton untuk mencetak gol tersebut, terpilih sebagai “Gol Abad Ini” dalam voting yang dilakukan Fédération Internationale de Football Association pada tahun 2002. Berita Piala Dunia