Jun

15

Kebijakan Transfer Pemain

By admin

boarddirector - beritabolaunik.com

Berita Piala DuniaSaat ini memang bursa transfer secara resmi belum dibuka, tapi tim seperti Chelsea dan Manchester City telah mendatangkan pemain-pemain incarannya. Musim panas ini lalu lintas perpindahan pemain juga akan berlangsung sangat sibuk dengan rumor yang sangat liar (bayangkan saja tim sekelas Barcelona bisa mengincar striker seperti Torres!)

Setidaknya muncul beberapa pertanyaan terkait dengan lalu lintas perpindahan pemain dari satu klub ke klub lain. Satu pertanyaan yang paling menyeruak di pikiran saya adalah siapa yang bertanggung jawab atas kedatangan atau kepergian pemain ?

Saya melihat kini muncul jabatan seperti Direktur Sepakbola di beberapa klub Inggris sebagai fenomena yang menarik. Klub Inggris telah lama dikenal sebagai lembaga yang menyerahkan pembentukan tim pada manajer, lain dengan di Indonesia yang lebih menspesialiskan posisi manajer pada urusan adminsitratif dan keungan klub.

Di inggris, manajer dikenal sebagai “the boss” dan bos adalah orang yang menjalankan peraturan dengan tangan besi, dia harus mempunyai control penuh terhadap semua tugas menyangkut tim. Ini yang menjadi salah satu tradisi dalam liga Inggris. Bagi orang di luar sepak bola, peran manajer dalam klub Inggris terlalu tampak seperti penguasa totalitarian di sebuah negara. Sejujurnya, pandangan manajer yang bertangan besi adalah kenyataan lama dalam liga Inggris, terutama menyangkut dengan kebijakan transfer. Norma manajer lama tersebut telah mati seiring dengan pensiunnya Sir Alex Ferguson. Berita Piala Dunia

Chelsea di era Abramovich telah menjadi sasaran kritik regular dari kemauan sendiri yang asal tanpa pertimbangan dari pemilik klub untuk memutuskan pemain yang bergabung dan pemain yang pergi. Apakah kritik ini sepenuhnya benar? Mungkin tidak. Bagi mereka yang berhaluan menolak era sepak bola modern, mereka akan menentang hal ini,

Mari kita melihat permasalahan dengan objektif, mengapa seorang manajer harus memiliki keputusan akhir mengenai siapa pemain yang dibeli klub? Sebagai pembuka, dia bukanlah orang yang mencari dana guna membeli pemain. Tentu, dia berperan di lapangan, tapi di luar lapangan? Tak perlu diragukan bahwa salah satu tugas manajer adalah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dirasa ada pada skuadnya, tapi apa lantas dia yang memutuskan untuk pembelian pemain? Apakah seorang scout tak bisa menginformasikan pada pemilik tentang pemain yang tersedia dipasaran untuk menutupi kelemahan tim? Haruskah sebuah klub seperti Chelsea dikritik karena membeli Eden Hazard hanya berdasar favoritism dari Abramovich tanpa mempertimbangkan kemauan Di Matteo? (okelah, anda boleh mengatakan hanya orang gila yang tak mau membawa Hazard di timnya). Sebagai pertimbangan, pemandu bakat, Guy Hillion adalah orang yang tepat untuk menilai tentang performa mantan pemain Lille itu karena dia telah melihat Hazard bermain sebanyak 20 kali! Saya meragukan ada manajer diluar sana yang memiliki waktu sebanyak itu hanya untuk mengawasi seorang pemain. Andai kata mereka punya waktu luang, pasti para manajer lebih memilih menghabiskan waktunya dengan pemain-pemain yang sudah berada di skuadnya daripada harus menonton pemain yang belum tentu akan bergabung ke timnya.

Tak semua klub beroperasi seperti Chelsea. Sementara Manchester United, yang mempunyai jaringan pemandu bakat jempolan – dibuktikan oleh kedatangan Javier Hernandez – menyerahkan keputusan akhir pada pria yang telah memanajeri klub selama 26 tahun terakhir. Sekarang, dengan David Moyes sebagai pengganti, Manchester United terlihat tak akan memmerikan kekuasaan begitu besar pada manajer barunya itu, setidaknya untuk saat ini. terlihat dari pengejaran Manchester United akan Ezequiel Garay yang telah berlangsung sejak tahun lalu, sejak United masih dibawah asuhan Ferguson – kini Manchester United menyadari pentingnya Garay bagai tim. Namun hal ini bukan merupakan masalah bagi fans.

Mulai musim depan kita harus terbiasa melihat peran direktur sepakbola atau apapun namanya di liga Inggris yang berperan sebagai transfer guru seperti sistem di Spanyol dan Italia. Berita Piala Dunia