Aug

1

Judi Bola Online Identitas Politik Perlawanan Lewat Barcelona

By admin

Judi Bola Online Identitas Politik Perlawanan Lewat BarcelonaJudi Bola Online – Moto kesebelasan Barcelona adalah “mes que un club” atau more than a club alias lebih dari sekadar klub. Penulis setuju: ini bukan sekadar klub; ini salah satu rahmat terbesar Tuhan yang diberikan kepada dunia untuk mengisi waktu luang. Penulis menulis kalimat tersebut sembari menonton Barcelona bermain. Secara tidak sengaja kemudian karena kelelahan saya ketiduran. Dalam tidur saya, saya bermimpi bahwa Xavi mengoper bola yang akan disongsong secara kilat nan cepat oleh Messi. Si kutu dengan ajaib melintasi lapangan rumput yang begitu panjangnya dengan segera saja. Sekalipun hukum-hukum realitas kemudian ditinggalkan, tetap saja masih butuh imajinasi yang sangat kuat lagi besar untuk membayangkan saya ada di lapangan; di Camp Nou. Toh saya tetap membayangkan diri saya ada dalam adegan impian saya itu, berada di bangku stadion Camp Nou dan menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri; Messi dan Xavi bermain.

Bila paham politik anda liberal kapitalis dan anda adalah eksekutif muda kelas menengah ke atas, tidaklah gampang menemukan sedikit ruang dalam cakrawala sepak bola ini yang bisa membuat anda merasa tetap ingin tinggal. Eropa mempunyai terlalu banyak tim yang masa lalunya fasis sehingga masa kininya penuh xenofobia. Dan demi memihak kalangan tertindas, saya yakin anda tidak mungkin tunduk pada konglomerasi multi nasional macam Manchester United dan atau Real Madrid yang tiap tahun membeli juara dan para bintang.

Barca dengan elegan mengisi kekosongan yang disebut di atas. Sepanjang sejarahnya, klub ini dengan sadar diri memamerkan keunggulan dan kecanggihan seleranya. Museum Barca mengoleksi Salvador Dali dan Joan Miro. Sungguh artistik – Judi Bola Online.

Saya pernah membaca sejarah klub ini, bahwa Barca sengaja memilih warna seragam merah birunya yang berasal dari triwarna Revolusi Prancis. Maka dengan demikian ada kebenaran rohani yang dikandungnya. Jelas sekali langsung terlihat mencolok estetika modern tim ini, yang berasal dari politik aliran kiri yang dianutnya. Pada puncak kejayaan kekerasan Spanyol tahun 1930, Barca menjadi sebuah kolektif buruh. Dan warisan ini masih terus dilanjutkan hingga sekarang.

Dalam pada itu, Barcelona secara lembaga juga menyimbolkan perlawanan heroik melawan kediktatoran militer Franco. Barcelona pun kemudian menjadi pusat perlawanan warga sipil Spanyol yang tidak menyukai Jendral Franco. Bahkan kini di masa yang lebih damai, gelora yang memukau masih menyelimuti sikap politik kesebelasan tersebut.

Namun ada alasan lain mengapa Barcelona membenci Jenderal Franco. Karena Sang Generalissimo berpihak ke salah satu klub. Sang Jenderal mengikuti perkembangan sepak bola dengan obsesif, khususnya pesaing utama Barcelona, Real Madrid. Pemimpin Spanyol pada masa itu tersebut hafal di luar kepala nama-nama pemain El Real bahkan pemain-pemain Madrid yang mempersembahkan Piala Champions Eropa di awal-awal. Semua ini adalah fakta. Inilah paradoks (antara ketertindasan dan kemenangan) yag membuahkan salah satu pertanyaan paling pelik dalam sejarah politik sepak bola. Umberto Eco bertanya, “Apa mungkin melancarkan revolusi pada hari pertandingan sepak bola ? – Judi Bola Online.

Ditulis oleh Berita Bola Unik Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Apabila anda hendak mengutip, baik itu seluruh atau sebagian dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://beritabolaunik.com/judi-bola-online-identitas-politik-perlawanan-lewat-barcelona/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.