Feb

15

Cardiff City Salahkan Rezim Malky Mackay Dalam Bursa Transfer

By admin

Cardiff City Salahkan Rezim Malky Mackay Dalam Bursa TransferCardiff City Salahkan Rezim Malky Mackay Dalam Bursa Transfer – Cardiff City telah melakukan kritik pada kebijakan transfer mantan bos mereka Malky Mackay dan tim manajemennya, dan mengatakan bahwa kegagalan mantan manajer tersebut menimbulkan kerugian jutaan pounds.

Chief Executive Cardiff City Simon Lim mengatakan bahwa klub mengalami kerugian hingga 8,5 juta pounds dalam penjualan striker Andreas Cornelius.

Lim mengatakan bahwa para pemegang kebijakan di klub percaya kerugian tersebut ditimbulkan oleh kebijakan manajemen yang kurang cermat dan kurang perhitungan semasa Mackay menjabat.

“Saya tak meragukan bahwa penyerang muda tersebut akan menjadi salah satu penyerang tengah top.” Kata Malky Mackay terkait dengan transfer Cornelius di masa lalu.

Tapi Asosiasi Manajer liga mengatakan bahwa Mackay selalu memberikan laoran pda Lim terkait dengan akitifitas transfer yang dilakukannya.

Klub yang baru promosi ke Premier League musim ini mendatangkan Cornelius dengan nilai yang akhirnya akan menjadi rekor klub dengan harga 7,5 juta pounds di bulan Juli 2013 dengan kontrak berdurasi lima tahun, tapi awal karirnya di Wales harus ditunda karena mengalami cedera engkel.

Pemain berusia 20 tahun hanya membela Cardiff selama 11 pertandingan, gagal untuk mencetak satu gol pun, sebelum akhirnya meninggalkan klub untuk bergabung dengan mantan klubnya FC Copenhagen di bulan Januari.

Dia mencetak hattrick pada debutnya saat kembali di Liga Denmark dalam pertandingan persahabatan melawan Slovan Liberec.

Pembelian Andreas Cornelius adalah salah satu faktor pemilik Cardiff Vincent Tan memecat Iain Moody sebagai kepala perekrutan bulan oktober, dan Mackay sebagai manajer dua bulan kemudian.

“Dalam kasus pembelian Andreas Cornelius, yang mengakibatkan kerugian pada klyb dengan nilai hampir mendekati 10 juta pounds, kami menyadari bahwa besarnya kerugian dengan tepatnya mencapai 8,5 juta pounds, termasuk biaya transfer, gaji, urusan bisnis dan kompensasi untuk membayar agen pemain dan semua biaya yang terkait,” kata Lim dalam statemennya.

Kepala Asosiasi Manajer Liga Inggris Richard Bevan mengatakan bahwa tindakan yang tak etis dan tak profesional telah dilakukan oleh kedua belah pihak terkait dengan kebijakan pemecatan terhadap Mackay. Tapi dia mengatakan bahwa organisasinya akan bertindak jika Mackay melakukan tuntutan secara resmi.

“Malkay memiliki hak untuk melaporkan tindakan Lim terkait dengan tuduhan atas kegagalannya membeli pemain,” kata Bevan.

“Dia juga dapat melakukan tuntutan yang lain, karena dia dipecat dengan tanpa alasan yang jelas, Lim mengatakan tidak tahu menahu terkait dengan alasan pemecatan Mackay.”

Bevan mengatakn bahwa semua klub, terutama dalam kasta tertinggi persepakbolaan liga Inggris, harus mempunyai sistem yang bertanggung jawab terkait dengan masa depan manajernya dan kredibilitas dalam melakukan semua tindakan terkait pemecatan manajer.

“Cardiff City tanpa terkecuali,” kata Bevan. “Seorang manajer, bahkan di premier league, tak bisa keluar dari klub dan seenaknya dituduh telah melakukan kesaahan dalam membeli pemain.”

BBC telah mewawancarai Mackay dan mantan kepala rekrutmen Cardiff Iain Moody terkait dengan respon mereka terhadap berita tersebut. Moody yang sekarang menjabat sebagai direktur perekrutan Crystal Palace menolak untuk berkomentar.

Berbicara paada BBC Radio Wales pekan lalu, Mackay juga mengatakan tanpa keraguan bahwa Cornelius akan menjadi salah satu striker top.