Sep

2

Agen Taruhan Bola 5 Pelatih Sepakbola Dunia Yang Pernah Jadi Guru

By admin

Agen Taruhan Bola 5 Pelatih Sepakbola Dunia Yang Pernah Jadi Guru

5 Pelatih Sepakbola Dunia Yang Pernah Jadi Guru Agen Taruhan Bola – Pelatih sepakbola adalah pemimpin bagi para pemainnya di luar pertandingan. Sosok inilah yang memberikan arahan kepada para pemainnya dan menjelaskan taktik yang akan digunakan dalam bertanding, serta sekaligus menjadi tempat berkonsultasi bagi pemain-pemainnya, baik soal pekerjaan yang sedang mereka jalani, maupun juga soal kehidupan pribadi masing-masing.Melihat tugas dan fungsinya itu, tentu wajar saja jika seorang pelatih sepakbola diibaratkan sebagai “guru bagi murid-muridnya” dalam sebuah tim. Sebagai pelatih, tentu mereka mempunyai bakat itu. Dan buktinya, beberapa pelatih sepakbola kelas dunia, memang pernah menjalani profesi sebagai guru, sebelum mereka sukses melatih tim-tim sepakbola hebat.

Berdasarkan catatan di dunia sepakbola, ada lima pelatih sepakbola dunia yang pernah jadi guru, dan kemudian sukses sebagai pelatih sepakbola. Berikut ulasannya Agen Taruhan Bola.

Rinus Michels

Sebelum memulai karier sebagai pelatih klub asal Liga Belanda, Ajax Amsterdam pada tahun 1965, Rinus Michels pernah menjadi guru. Saat itu, pria yang dijuluki “Sphinx” itu ternyata mengajar olahraga di sebuah sekolah khusus bagi penderita tuna rungu di negara asalnya, Belanda.

Beberapa tahun kemudian, ia muncul sebagai seorang pelatih sukses di dunia sepakbola.

Michels berhasil mengantarkan tim nasional Belanda yang diisi Marco Van Basten dkk menjuarai Piala Eropa 1988. Sebelumnya, ia juga melatih Johan Cruyff dkk dan membawa mereka runner-up Piala Dunia 1974 dan mengantarkan. Yang membuat Michels dikenang hingga saat ini dalam dunia sepakbola adalah karena gaya bermain Totaal Voetball alias Total Football yang pernah dikembangkannya saat menukangi tim nasional Belanda.

Guus Hiddink

Pelatih yang juga berasal dari Belanda ini dulunya pernah menjalani profesi sebagai guru bagi anak-anak bermasalah. Saat itu, beberapa muridnya berasal dari latar belakang kehidupan yang keras, bahkan juga terlibat tindakan kriminal. Uniknya, setelah sekarang menjadi pelatih kelas dunia, Guus Hiddink masih merasa sedang menangani anak-anak bermasalah saat melatih timnya.

Dalam karirnya sebagai pelatih sepakbola, Hiddink memulainya sebagai asisten pelatih De Graafschap dan PSV Eindhoven di Liga Belanda pada awal tahun 1980-an. Kemudian, ia menjadi legenda setelah sukses membawa tim nasional Korea Selatan menjadi negara Asia pertama yang berhasil menembus semifinal Piala Dunia pada tahun 2002. Padahal, saat itu negara tersebut sama sekali tidak diunggulkan, meski menjadi tuan rumah bersama Jepang.

Roy Hodgson

Sekarang, pria berusia 66 tahun itu sedang menangani tim nasional Inggris. Tapi, sebelum menjadi pelatih sukses di dunia sepakbola, ia sempat menjadi guru olahraga di salah satu sekolah elit di London Selatan, Inggris, yaitu Alleyn School. Sekolah itu sendiri memiliki tim renang putri yang disegani di negara Pangeran Charles itu. Kesuksesan Roy Hodgson pun bisa jadi berawal dari sana.

Sebelum melatih tim nasional Inggris, Hodgson juga pernah menukangi sejumlah klub besar, seperti Blackburn Rovers, Fulham, Liverpool dan Inter Milan, serta tim nasional beberapa negara, sejak memulai karirnya sebagai pelatih sepakbola pada tahun 1976. Sebelum itu lagi, ia berkarir sebagai pesepakbola selama 11 tahun, meski tidak punya catatan yang bagus.

Louis van Gaal

Pelatih yang sekarang sedang menangani tim nasional Belanda ini, dulunya juga adalah seorang guru olahraga. Bahkan, hingga saat ini pun, masih banyak pemain dan mantan pemainnya yang menyebut gaya melatih Lois va Gaal sangat mirip dengan guru olahraga, karena ia seringkali berteriak dan menggunakan peluit.

Setelah sempat berkarir sebagai pemain sepakbola, namun prestasinya tidak terlalu cemerlang, akhirnya van Gaal melanjutkan petualangannya di dunia sepakbola dengan menjadi pelatih. Nasibnya pun berubah, karena berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih sepakbola hebat. Berbagai gelar telah diraihnya.

Salah satu prestasi van Gaal yang sekaligus mencatatkan rekor adalah menjuarai liga di tiga negara berbeda, yaitu Liga Belanda bersama Ajax Amsterdam dan AZ Alkmaar, Liga Jerman bersama Bayern Muenchen, dan Liga Spanyol Barcelona. Selain itu, ia juga pernah mendapatkan trofi Liga Champions bersama Ajax Amsterdam pada tahun 1995 Agen Taruhan Bola.

Jose Mourinho

Kepiawaian pelatih yang satu ini mungkin sudah tidak diragukan lagi. Jose Mourinho pernah dua kali menjuarai Liga Champions bersama dua klub berbeda, yaitu bersama klub Liga Portugal, Porto pada tahun 2004, dan bersama Inter Milan (Italia) pada tahun 2010. Kesuksesan itu pun membawanya menukangin tim mega bintang Eropa, Real Madrid.

Sebelum menjadi pelatih sepakbola ternama, rupanya Mourinho juga pernah menjadi guru olahraga di beberapa sekolah. Setelah itu, barulah ia merintis karir di dunia sepakbola dengan mengambil kursus kepelatihan sepakbola di negaranya, Portugal. Dalam perjalanan karirnya, ia pun dikenal sebagai pelatih amat pintar memadukan teori olahraga dengan teknik motivasi dan psikologi kepada para pemainnya.

Prestasi Mourinho kemudian malah mampu melewati van Gaal. Ia sukses mencetak rekor baru dengan memenangkan empat juara liga di negara berbeda, yaitu, Liga Portugal bersama Porto, Liga Inggris bersama Chelsea, Liga Italia bersama Inter Milan, dan Liga Spanyol saat menangani Real Madrid. Sekarang, ia kembali mencoba peruntungannya bersama Chelsea Agen Taruhan Bola.