Jul

23

Agen Bola Luis Muriel Striker Yang Terlupakan

By admin

Agen Bola Luis Muriel Striker Yang TerlupakanAgen Bola – Perkembangan Serie A beberapa tahun belakangan menarik untuk dicermati, dengan Juventus menjadi scudetto di bawah asuhan Antonio Conte dan sejumlah tim berlomba-lomba mendapatkan tempat di Liga Champions. Napoli, AC Milan, Roma, Fiorentina, dan Inter menunjukkan performa yang naik turun sepanjang tiga musim terakhir, namun satu tim tetap bermain konstan dan mengancam. Udinese finis di posisi ke-4, 3, dan musim lalu di posisi 5, di bawah kepelatihan Francesco Guidolin.

Tren konsisten lain yang ditunjukkan Udinese di bawah asuhan arsitek 57 tahun ini adalah kebiasaan klub menjual pemain-pemain terbaiknya, seperti yang baru dilakukannya dengan memyetujui kepindahan bek tengah Maroko Mehdi Benatia ke Roma. Sudah menjadi kebiasaan di Udine, jika mereka mendapat tawaran atas pemain berbakatnya –yang merupakan pemain starter reguler — klub akan menjualnya, dan sebagai gantinya membeli pemain muda lain yang lebih murah dan belum terkenal yang memiliki bakat untuk menjadi bintang. Klub mempertaruhkan masa depannya kepada pemain-pemain ini, yang sampai saat ini nampaknya selalu berhasil.

Sejak musim panas tahun 2011, pemain-pemain seperti Alexis Sanchez, Cristian Zapata, Gokhan Inler, Mauricio Isla, Kwadwo Asamoah, Samir Handanovic dan sekarang Benatia, semuanya telah meninggalkan klub. Akan tetapi, satu pemain masih tetap bertahan, Antonio Di Natale (sejak tahun 2004), yang merupakan pengecualian dari kebiasaan klub. Udinese tahu bahwa kapten mereka tidak dapat bertahan selamanya, meskipun kemampuan mencetak golnya masih tetap impresif, seiring dengan umurnya yang menginjak tiga puluh enam tahun bulan Oktober ini – Agen Bola.

Oleh karena itu, klub perlu memikirkan pengganti striker legendaris ini, dan pada saat yang sama menjaga agar striker muda Luis Muriel tetap membela Udinese musim depan. Perekrutannya saat masih remaja menunjukkan jaringan pencari bakat klub yang luar biasa, mengingat sang striker hanya beberapa kali tampil di ajang senior di Kolombia sebelum Udinese mendapatkan tandatangannya.

Pemain berusia 22 tahun ini kembali ke Stadio Friuli musim panas lalu setelah dipinjamkan ke Lecce dengan sukses, dan terpilih sebagai ‘Young Player of the Year’ Serie A tahun 2012 lalu bersama dengan Stephan El Shaarawy. Muriel memjadi pemain Udinese pertama yang menerima penghargaan bergensi tersebut sejak pertama kali diberikan tahun 1997 meskipun Bianconeri telah lama memiliki banyak pemain muda seperti telah disebutkan sebelumnya – Agen Bola.

Muriel adalah striker lincah yang memiliki teknik dan kemampuan yang sering dibanding-bandingkan dengan bintang Serie A Ronaldo. Cukup mengherankan Muriel masih belum banyak menerima tawaran-tawaran dari klub-klub Eropa yang saat ini banyak membutuhkan striker, meskipun agennya menyatakan bahwa Muriel masih nyaman bermain di Udine. Bermain hanya dalam 22 laga Serie A musim lalu, Muriel tampil impresif dengan mencetak 11 gol. 10 gol dicetaknya hanya dalam 15 penampilannya sebagai starter, sekaligus mencatatkan 3 assist, dan mengakhiri musim dengan apik, mencetak 5 gol dalam 6 penampilan terakhirnya – Agen Bola.

Jumlah tembakannya ke gawang hanya 41 musim lalu, tidak sebanyak para striker muda lainnya yang berusaha membuktikan kemampuan mereka. Dibandingkan dengan jumlah golnya, prosentase konversinya sebesar 26,8%, berada pada posisi 9 besar dari 125 pemain di lima liga terbaik Eropa yang menjaringkan 10 gol atau lebih pada musim lalu. Angka tersebut jauh di atas top skorer Serie A Edinson Cavani (18,6%), yang baru saja bergabung dengan PSG dengan nilai transfer terbesar keempat sepanjang sejarah.

Akurasi tembakannya (43,9%) memang tidak terlalu impresif, namun angka tersebut masih sebanding dengan striker terbaik Ligue 1 Zlatan Ibrahimovic musim lalu. Dari 125 pemain yang di lima liga top Eropa yang mencatatkan 10 gol atau lebih musim lalu, hanya 3 pemain yang lebih baik daripada prosentase gol Muriel dari tembakan ke gawang (61,1%), 2 peringkat di atas Lionel Messi.

Kemampuan mencetak gol pemain Kolombia ini jelas di atas rata-rata, dan perlu dicermati juga caranya mendapatkan gol-gol tersebut. Muriel tidak mencetak gol-golnya dari bola-bola mati; seringkali dia memanfaatkan kecepatan sprint-nya dalam gerakan counter attack, dan dengan kelihaiannya memainkan bola ditambah dengan fisiknya yang kuat, dia mampu memenangkan perebutan bola di depan gawang untuk akhirnya melepaskan tembakan mematikan. Muriel mencatatkan dribble per laga sebanyak 5,4, yang menempatkannya pada urutan ke-11 dari pemain-pemain Serie A lainnya, dan dengan kemampuannya menyelesaikan rata-rata 2,3 dribble tiap laga, dia merupakan pemain yang paling ‘kebal’ dari  tekling di antara rekan-rekan setimnya – Agen Bola.

Berbicara mengenai kekurangan, Muriel mungkin perlu meningkatkan kemampuannya dalam bertahan, dengan hanya melakukan 0,6 tekling dan 0,2 intersep tiap laga musim lalu. Kemampuannya dalam duel udara juga tidak terlalu impresif, namun mengingat posisinya sebagai striker kedua, hal tersebut dapat dimaklumi.

Meskipun masih banyak yang perlu ditingkatkan dalam permainannya, Muriel baru menginjak usia 22 tahun musim lalu, sehingga kesempatannya masih terbuka sangat lebar untuk menjadi bintang. Di manakah masa depan Muriel masih merupakan misteri, namun apabila kebijakan transfer Udinese tetap dipertahankan dalam tahun-tahun ke depan, bukan tidak mungkin Muriel akan dikirim ke luar Stadio Friuli lebih cepat dari seharusnya – Agen Bola.

 

Ditulis oleh Berita Bola Unik Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://beritabolaunik.com/agen-bola-luis-muriel-striker-yang-terlupakan/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.